Tampilkan postingan dengan label TIPS KECANTIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS KECANTIKAN. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 Mei 2011
Selasa, 26 April 2011
TIPS WAJAH CERAH
Jangan membuang ampas kopi, karena ampas tersebut dapat kamu gunakan untuk mencerahkan wajah, caranya sangat mudah kok cukup siapkan 1/4 cangkir ampas kopi kemudian tambahkan madu sedikit demi sedikit sampai ampas menjadi pasta, kemudian kamu tinggal aplikasikan ke wajah dengan gerakan memutar kemudian basuh dengan air.
scrubb ini juga bisa digunakan pada tubuh terutama bagian tubuh yang berselulit.
Oke deh selamat mencoba...
scrubb ini juga bisa digunakan pada tubuh terutama bagian tubuh yang berselulit.
Oke deh selamat mencoba...
MEMULIHKAN WAJAH DARI SENGATAN MATAHARI
Beberapa di antara kita mungkin tak menganggap penting penggunaan krim tabir surya, atau hari ini kita memang lupa untuk menggunakan pelindung wajah dari paparan sinar ultraviolet itu. Apapun alasannya, paparan sinar ultraviolet cukup kuat untuk membuat kulit kita menjadi merah. Apalagi bila sudah diikuti dengan rasa perih. Itu artinya, kulit kita benar-benar tak kuat dengan sinar ultraviolet yang memaksa masuk hingga ke sel-sel kulit.
Jika ini yang kita rasakan, biasanya kita justru lari ke kamar mandi dan mencuci muka. Air yang membasuh wajah kita, efeknya hanya untuk mengusap rasa panas yang menempel di wajah, tapi tidak secara sempurna mendinginkan kulit kita. Penasaran apa yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan wajah dari sengatan matahari?
1. Olesi wajah dengan losion yang mengandung aloe vera. Menurut Lynne C. David, ND, neuropatik dari Center for Integrative Medicine George Washington University Medical Center, aloe vera (lidah buaya) adalah tumbuhan yang paling efektif mendinginkan wajah setelah dipapar sinar matahari. Karena tumbuhan ini memang bersifat menyejukkan jaringan-jaringan kulit kita.
Tetapi David mengingatkan kita agar tidak memilih losion yang diberikan tambahan wangi-wangian. Zat pewangi yang ditambahkan justru bisa menimbulkan alergi pada kulit kita.
2. Kompres dengan susu. Rendam handuk kecil pada susu cair yang dingin, lalu tempatkan handuk itu pada area wajah yang terbakar sinar matahari. “Diamkan handuk selama 20 menit,” ucap Hadley C.King, MD, ahli dermatologi dari Weill Cornell Medical College di New York. Lemak yang ada di dalam susu akan melembutkan kulit kita yang sudah kering terbakar. Kompres ulang setiap 2 atau 4 jam sekali.
3. Jangan lupa untuk minum air putih. “Dehidrasi adalah efek samping yang ditimbulkan dari terbakar sinar matahari,” ucap Andrea Donsky, pendiri situs natural organik Naturallysavvy.com. Dan bagi kulit wajah, air putih yang kita minum akan mengairi sel-sel kulit sehingga pori-pori bisa kembali tertutup dan mengeluarkan minyak.
4. Oleskan madu. Peradangan pada kulit sebenarnya sangat mudah dideteksi. Jika warna kulit kita berubah menjadi merah seperti kepiting rebus, maka sel-sel kulit sudah mengalami peradangan. Dan oleh sel-sel saraf, peradangan itu ditunjukkan dengan rasa nyeri yang kita rasakan.
Agar kulit kembali normal, oleskan madu, khususnya pada bagian kulit yang terbakar. Tetapi pilih madu alami yang tanpa diberi tambahan rasa, warna, atau aroma. Madu memiliki khasiat menekan peradangan, ucap Donsky.
5. Minum vitamin. Selain menyelamatkan kulit dari luar, kita juga harus menambah asupan antioksidan dari dalam. King menyarankan, selama beberapa hari setelah terbakar matahari, kita sebaiknya mengonsumsi suplemen 1.000 mg vitamin C, 400 IU vitamin E, 15 mg beta karotin, dan dua sendok makan minyak biji rami atau flaxseed oil.
Semua itu adalah antioksidan alami yang dapat mempercepat pembentukan antioksidan dalam tubuh untuk melawan radikal bebas dari sinar ultraviolet yang masuk ke melalui kulit. Selain dalam bentuk suplemen, kita juga bisa menikmati semua antioksidan itu dengan mengonsumsi wortel, bayam, sayuran hijau, alpukat, dan kacang almon.
Lima trik ini sebenarnya tak hanya akan membebaskan kita dari tampilan wajah yang memerah, tapi juga mengembalikan rantai-rantai antioksidan yang bekerja melindungi dan merawat kulit. Selamat mencoba!
Jika ini yang kita rasakan, biasanya kita justru lari ke kamar mandi dan mencuci muka. Air yang membasuh wajah kita, efeknya hanya untuk mengusap rasa panas yang menempel di wajah, tapi tidak secara sempurna mendinginkan kulit kita. Penasaran apa yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan wajah dari sengatan matahari?
1. Olesi wajah dengan losion yang mengandung aloe vera. Menurut Lynne C. David, ND, neuropatik dari Center for Integrative Medicine George Washington University Medical Center, aloe vera (lidah buaya) adalah tumbuhan yang paling efektif mendinginkan wajah setelah dipapar sinar matahari. Karena tumbuhan ini memang bersifat menyejukkan jaringan-jaringan kulit kita.
Tetapi David mengingatkan kita agar tidak memilih losion yang diberikan tambahan wangi-wangian. Zat pewangi yang ditambahkan justru bisa menimbulkan alergi pada kulit kita.
2. Kompres dengan susu. Rendam handuk kecil pada susu cair yang dingin, lalu tempatkan handuk itu pada area wajah yang terbakar sinar matahari. “Diamkan handuk selama 20 menit,” ucap Hadley C.King, MD, ahli dermatologi dari Weill Cornell Medical College di New York. Lemak yang ada di dalam susu akan melembutkan kulit kita yang sudah kering terbakar. Kompres ulang setiap 2 atau 4 jam sekali.
3. Jangan lupa untuk minum air putih. “Dehidrasi adalah efek samping yang ditimbulkan dari terbakar sinar matahari,” ucap Andrea Donsky, pendiri situs natural organik Naturallysavvy.com. Dan bagi kulit wajah, air putih yang kita minum akan mengairi sel-sel kulit sehingga pori-pori bisa kembali tertutup dan mengeluarkan minyak.
4. Oleskan madu. Peradangan pada kulit sebenarnya sangat mudah dideteksi. Jika warna kulit kita berubah menjadi merah seperti kepiting rebus, maka sel-sel kulit sudah mengalami peradangan. Dan oleh sel-sel saraf, peradangan itu ditunjukkan dengan rasa nyeri yang kita rasakan.
Agar kulit kembali normal, oleskan madu, khususnya pada bagian kulit yang terbakar. Tetapi pilih madu alami yang tanpa diberi tambahan rasa, warna, atau aroma. Madu memiliki khasiat menekan peradangan, ucap Donsky.
5. Minum vitamin. Selain menyelamatkan kulit dari luar, kita juga harus menambah asupan antioksidan dari dalam. King menyarankan, selama beberapa hari setelah terbakar matahari, kita sebaiknya mengonsumsi suplemen 1.000 mg vitamin C, 400 IU vitamin E, 15 mg beta karotin, dan dua sendok makan minyak biji rami atau flaxseed oil.
Semua itu adalah antioksidan alami yang dapat mempercepat pembentukan antioksidan dalam tubuh untuk melawan radikal bebas dari sinar ultraviolet yang masuk ke melalui kulit. Selain dalam bentuk suplemen, kita juga bisa menikmati semua antioksidan itu dengan mengonsumsi wortel, bayam, sayuran hijau, alpukat, dan kacang almon.
Lima trik ini sebenarnya tak hanya akan membebaskan kita dari tampilan wajah yang memerah, tapi juga mengembalikan rantai-rantai antioksidan yang bekerja melindungi dan merawat kulit. Selamat mencoba!
(Prevention Indonesia Online/Siagian Priska)
TIPS MENGATASI PERUT BUNCIT
Tidak percaya diri memakai busana model pas badan (body-fit), karena lemak menumpuk di bagian perut dan pinggang? Penyebab perut membuncit adalah lemak yang menumpuk dalam rongga perut. Hal ini dikarenakan asupan energi yang secara komulatif ditimbun sebagai cadangan energi berupa lemak tubuh. Agar kalori yang masuk dalam tubuh tidak berlebihan, atasi dengan cara mudah dan murah. Cukup dengan mengatur pola makan:
1. Kunyah Makanan Perlahan. Kebiasaan makan dengan cepat ternyata dapat membuat tubuh semakin gemuk. Rasa kenyang baru terasa setelah 15-20 menit usai kunyahan awal, terjadi setelah lambung memproses makanan dalam perut. Setelah kerja lambung mulai menurun, rasa kenyang mulai terasa. Karena itu, cobalah mengunyah makanan lebih lama. Dengan begitu, suapak demi suapan tidak terlalu cepat mampir ke mulut Anda.
2. Kurangi Porsi Nasi. Tampaknya satu porsi nasi di piring tidak selalu cukup untuk Anda. Untuk menganggulangi kebiasaan ini. Melaila mengurangi porsi nasi di meja makan. Sebaliknya porsi sayuran diperbanyak. Jadi, jika Anda masih lapar, tapi nasi sudah habis, pilihannya tinggal dua. Berhent makan atau menyantap sayuran. Win-win seolution, bukan?
3. Jalan Kaki 30 Menit. Jika ingin perut buncit ‘mengempis’, jangan cepat bosan berolahraga. Tapi, mengapa lemak di perut tak cepat ‘menyusut’, meski sudah rutin berolahraga? Karena lemak paling banyak menumpuk di bagian perut, maka kapasitas lemak yang perlu dibakar pun lebih besar. Otomatis, agar kembali ramping membutuhkan waktu lebih lama. Jadi, wajar dong, bila bagian lengan Anda terlihat mengecil terlebih dahulu ketimbang perut. Jenis olah raga yang efektif merampingkan perut adalah berjalan kaki atau lari. Lakukan 30 menit sehari, sebanyak 2-3 kali seminggu.
4. Jangan Langsung Tidur Sehabis Makan. Usahakan tidak langsung tidur selepas makan. Sebab, sewaktu tidur tubuh menjadi rileks, sehingga gerakan usus lambat sekali. Karena tidak ada kalori yang terbuang, maka lemak yang masuk bisa langsung menumpuk dalam tubuh. Akibatnya, terjadi kegemukan. Agar proses pencernaan lancar, jadi harus ada jeda antara waktu setelah makan dan tidur. Setidaknya minimal 30 menit. Lakukan aktivitas lainnya, misalnya mencuci piring atau menonton tv.
5. Makan Salad. Potong wortel, seledri, zucchini atau sayuran lainnya untuk dikudap menjadi salad. Langkah ini dapat membuat Anda mengeluarkan usaha lebih untuk mengunyah potongan-potongan seluruh jenis sayuran berukuran besar itu. Sehingga Anda akan lebih banyak mengunyah dan makan lebih sedikit saat menyantap menu utama.
6. Minum The Hijau Sebelum Jalan. Kafein yang terkandung dalam the membebaskan asam lemak, sehingga dapat membantu Anda lebih mudah membakar lemak. Polyphenol (antioksidan senyawa) yang terdapat pada the hijau dapat bekerja efektif bersama kafein membakar kalor.
7. Ganti Mentega Dengan Minyak Zaitun. Langkah ini lebih sehat dan dapat membantu Anda makan lebih sedikit. Penelitian terbaru membuktikan bahwa menambahkan minyak zaitun dalam makanan yang disantap dapat menurunkan sedikitnya 52 kalori, daripada mereka yang menggunakan mentega.
sumber:tipsanda.com
1. Kunyah Makanan Perlahan. Kebiasaan makan dengan cepat ternyata dapat membuat tubuh semakin gemuk. Rasa kenyang baru terasa setelah 15-20 menit usai kunyahan awal, terjadi setelah lambung memproses makanan dalam perut. Setelah kerja lambung mulai menurun, rasa kenyang mulai terasa. Karena itu, cobalah mengunyah makanan lebih lama. Dengan begitu, suapak demi suapan tidak terlalu cepat mampir ke mulut Anda.2. Kurangi Porsi Nasi. Tampaknya satu porsi nasi di piring tidak selalu cukup untuk Anda. Untuk menganggulangi kebiasaan ini. Melaila mengurangi porsi nasi di meja makan. Sebaliknya porsi sayuran diperbanyak. Jadi, jika Anda masih lapar, tapi nasi sudah habis, pilihannya tinggal dua. Berhent makan atau menyantap sayuran. Win-win seolution, bukan?
4. Jangan Langsung Tidur Sehabis Makan. Usahakan tidak langsung tidur selepas makan. Sebab, sewaktu tidur tubuh menjadi rileks, sehingga gerakan usus lambat sekali. Karena tidak ada kalori yang terbuang, maka lemak yang masuk bisa langsung menumpuk dalam tubuh. Akibatnya, terjadi kegemukan. Agar proses pencernaan lancar, jadi harus ada jeda antara waktu setelah makan dan tidur. Setidaknya minimal 30 menit. Lakukan aktivitas lainnya, misalnya mencuci piring atau menonton tv.
5. Makan Salad. Potong wortel, seledri, zucchini atau sayuran lainnya untuk dikudap menjadi salad. Langkah ini dapat membuat Anda mengeluarkan usaha lebih untuk mengunyah potongan-potongan seluruh jenis sayuran berukuran besar itu. Sehingga Anda akan lebih banyak mengunyah dan makan lebih sedikit saat menyantap menu utama.
6. Minum The Hijau Sebelum Jalan. Kafein yang terkandung dalam the membebaskan asam lemak, sehingga dapat membantu Anda lebih mudah membakar lemak. Polyphenol (antioksidan senyawa) yang terdapat pada the hijau dapat bekerja efektif bersama kafein membakar kalor.
7. Ganti Mentega Dengan Minyak Zaitun. Langkah ini lebih sehat dan dapat membantu Anda makan lebih sedikit. Penelitian terbaru membuktikan bahwa menambahkan minyak zaitun dalam makanan yang disantap dapat menurunkan sedikitnya 52 kalori, daripada mereka yang menggunakan mentega.
sumber:tipsanda.com
HIDUP LEBIH SEHAT
ernyata tidak sulit lho, untuk mencoba hidup lebih sehat, ini dia tips sehat yang sederhana:
Bersyukur. Mengucapkan terima kasih atas segala hal baik yang singgah di kehidupan kita akan membawa ketentraman.
Tersenyum. Jangan menunggu bahagia untuk tersenyum, tapi tersenyumlah untuk bahagia, begitu kata orang bijak.
Percaya diri. Tingkatkan wawasan dengan membaca. Bukan hanya tubuh yang butuh perawatan, otakpun butuh makanan bergizi.
Tentramkan jiwa. Coba sekali-kali tinggalkan hingar-bingar pub/klab malam. Ikuti kelas yoga untuk relaksasi.
Tertawa dipercaya meningkatkan kadar serotonin sehingga membuat kita menjadi lebih rileks.
sumber: tipskecantikan.com
Bersyukur. Mengucapkan terima kasih atas segala hal baik yang singgah di kehidupan kita akan membawa ketentraman.
Tersenyum. Jangan menunggu bahagia untuk tersenyum, tapi tersenyumlah untuk bahagia, begitu kata orang bijak.
Percaya diri. Tingkatkan wawasan dengan membaca. Bukan hanya tubuh yang butuh perawatan, otakpun butuh makanan bergizi.
Tentramkan jiwa. Coba sekali-kali tinggalkan hingar-bingar pub/klab malam. Ikuti kelas yoga untuk relaksasi.
Tertawa dipercaya meningkatkan kadar serotonin sehingga membuat kita menjadi lebih rileks.
sumber: tipskecantikan.com
Langganan:
Postingan (Atom)


